| |
| Senin, 08 Juni 2009 |
| media yg cocok untuk jamur? |
 Warga Dusun VI Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai) tiba-tiba heboh. Mereka dikejutkan dengan penemuan jamur atau cendawan raksasa yang bentuknya unik di sebuah perladangan.
Jamur setinggi hampir 80 centimeter itu ditemukan Misdi alias Gendon saat mencari rumput pakan ternak di ladangnya sekitar pukul 14.00, Senin (29/5).
Mulanya ia heran melihat tumpukan rumput yang menjulang tinggi. Saat mendekat ia mencium aroma wangi dari tumpukan itu. Ketika rumput disibak dengan arit, Gendon terkejut karena ada jamur raksasa. Batang jamur itu sebesar betis orang dewasa. Daunnya lebar mirip daun keladi.
Sore itu Gendon membersihkan areal sekitar tanaman jamur. Ia membuat pagar bambu agar tumbuhan langka itu tidak dirusak orang. Gendon sendiri sempat menghitung jamur yang terumpuk itu, jumlahnya 18 batang. Dengan sangat hati-hati, Gendon menutupi jamur dengan plastik besar.
Esoknya, Selasa (30/5), Gendon diam-diam datang ke ladangnya membersihkan kembali lokasi sekitar tumbuhan jamur. Lagi-lagi ia terkejut. Soalnya, jumlah jamur bertambah menjadi 24 batang.
Pertumbuhan jamur yang begitu cepat menimbulkan rasa takut bagi Gendon. Ia pun memberitahukan kepada warga tentang jamur tersebut. Tak ayal, dalam hitungan menit saja, jamur pun dikerumuni warga.
Sebagian warga ada yang menghubungkan tumbuhan jamur itu dengan mistik. Mereka meletakkan sesaji berupa bunga tujuh warna dan segelas air di sekitar jamur. Mereka percaya di jamur itu ada kekuatan gaib yang bisa mendatangkan rezeki atau bencana.
Gendon didampingi Kepala Dusun IV Udin Jantrak, Rabu (31/5), mengatakan, sekitar tahun 2003 di Dusun IV juga pernah tumbuh jamur sejenis, tapi hanya satu batang dan tidak menumpuk. “Waktu itu tumbuhnya dekat tumpukan pupuk kandang dari kotoran lembu atau telethong,” kata Gendon.
Mengapa sih selalu saja bangsa ini selalu salah persepsi tentang ilmu pengetahua, selalu saja dihubung hubungkan dengan mistik?!! padahal tuh jamur bisa buat dimasak untuk pesta satu RT atopun 1 kampung. ..........
|
posted by Arie Budi Darmawan @ 19:37  |
|
|
|
|
|